Tagih Balik Kerugian Bencana, Untuk Pulihkan Indonesia!
Petisi Yang Merusak Yang Bayar.
Di kuartal pertama 2026, perusahaan tambang batu bara Indonesia mencetak lonjakan laba hingga 142%. Di saat yang sama, APBN terjepit, harga kebutuhan pokok naik, dan biaya bencana iklim terus membesar. Tidak ada satu pun windfall profit tax yang diberlakukan untuk mereka. Saatnya Yang Merusak Yang Bayar.
Rakyat Kecil Paling Terdampak. Industri Batu Bara Paling Diuntungkan. Ini Harus Berubah.
Berdasarkan laporan keuangan resmi yang dipublikasikan pada akhir Mei 2026, empat emiten batu bara besar, baik BUMN maupun swasta, membukukan lonjakan laba yang luar biasa di kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Rp 66,03 T
Estimasi potensi penerimaan windfall tax dari sektor batu bara
Sumber: CELIOS, 2026
2 KALI
Pemerintah menunda bea ekspor batu bara: Januari & April 2026
Sumber: Kompas Lestari, April 2026
Rp 0
Windfall profit tax yang berlaku untuk industri ekstraktif hingga hari ini.
Saat rakyat tertekan, industri fosil untung berlipat
Keuntungan ini bukan buah inovasi atau efisiensi, melainkan windfall dari lonjakan harga komoditas global yang dipicu faktor geopolitik di luar kendali mereka. Sementara itu, APBN berada dalam kondisi bertahan hidup: tertekan subsidi energi, biaya bencana iklim, dan melemahnya penerimaan negara.
Yang menanggung beban
Petani gagal panen El Niño 2026. Nelayan kehilangan penghasilan. Harga kebutuhan pokok naik. APBN terjepit. Rakyat tetap bayar pajak di tengah himpitan ekonomi.
Yang menikmati windfall
PTBA laba naik 104,8%. Adaro naik 70%. Indika naik 142%. Keuntungan berlipat dari harga komoditas — sementara tidak ada satu pun windfall profit tax yang berlaku.
APBNP 2026 sedang dibahas: ini jendela kebijakan yang tidak boleh dilewatkan
Pemerintah sudah dua kali menunda bea ekspor batu bara — Januari 2026 dan April 2026. Sementara itu, wacana windfall tax sedang dikaji lintas kementerian (Kemenkeu dan ESDM), dan APBN Perubahan 2026 tengah dalam proses pembahasan.
Ini bukan momen biasa. Ini momentum fiskal strategis yang tidak akan datang dua kali.
Desak Kemenkeu: masukkan windfall profit tax ke APBNP 2026
Tandatangani petisi ini dan jadilah bagian dari desakan kolektif masyarakat sipil Indonesia. Petisi dikirimkan kepada Kementerian Keuangan RI dan Komisi XI DPR RI dalam proses pembahasan APBN Perubahan 2026.
Mereka Untung, Kita Buntung, Ini Barus berubah!
Yang Merusak Yang Bayar adalah bagian dari gerakan global “The Great Power Shift” saat dunia sedang krisis.
Tagihan energi yang melonjak.Harga pangan yang meroket. Bencana iklim yang semakin memburuk. Ini bukan masalah terpisah. Mereka memiliki akar yang sama: dunia yang masih bergantung pada minyak, gas, dan batu bara, dan pemerintah memilih untuk mendukung perusahaan bahan bakar fosil dengan uang publik.</p
Tetapi ini bukan sesuatu yang tak terhindarkan. Ini adalah pilihan politik.
Bergabunglah dengan kami dalam The Great Power Shift, kampanye global 350.org tahun 2026 untuk mengalihkan kekuasaan dari para pencemar dan mengembalikannya kepada rakyat.
Bersama-sama, kita dapat menuntut masa depan yang berbeda, masa depan yang lebih baik, di mana rakyat diutamakan daripada para perusak lingkungan, dan memperjuangkan energi terbarukan menjadi terjangkau dapat diakses oleh semua orang.